Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup besar di dunia. Saat ini, dengan kondisi kepadatan penduduk yang cukup tinggi mengantarkan Indonesia menduduki peringkat ke-4 di dunia, peringkat ke-2 di Asia dan peringkat puncak di Asia Tenggara. Tingkat kepadatan penduduk yang fantastis menyebabkan kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik sangat tinggi. Transportasi merupakan sektor yang paling sering disoroti oleh banyak kalangan. Sektor pelayanan publik ini menjadi perhatian khusus pemerintah selain sektor kependudukan.
Ada beberapa daerah atau kota penting di Indonesia dengan tingkat kepadatan transportasi dan kemacetan yang tinggi. Salah satunya adalah Jakarta, Kemacetan yang kerapkali terjadi di kota-kota besar salah satunya dimotori oleh belum optimalnya sistem transportasi yang memadai bagi masyarakat. Adanya moda transportasi yang berupa, seperti Bus transjakarta, Damri dan sebagainya masih belum mampu menjawab persoalan kemacetan yang kian terjadi di setiap harinya.
Fasilitas transportasi yang buruk mendorong dari terhambatnya kemajuan di bidang transportasi nasional. Keberadaan bus omprengan yang tidak utuh kondisinya dan badan bus yang tidak rapih memberi signal besar begitu buruknya kondisi transportasi umum saat ini. Bisa dibayangkan, setiap angkutan massal ini beroperasi selalu terjadi ketidaknyamanan bagi pengguna (penumpang) transportasi. Seperti halnya metromini bus, rela bus, sumber kencono (berafiliasi menjadi sumber selamet) dan sebagainya yang seringkali menimbulkan rasa was-was bagi pemakainya. Maka tidak heran kalau bus-bus tersebut sering mengalami kecelakaan lalu lintas.Padahal, begitu pentingnya pelayanan jasa saat ini mendorong upaya terjadinya perpindahan barang dan jasa yang lebih cepat.
Hal ini tidak akan terjadi manakala permasalahan transportasi semakin tidak terselesaikan dengan baik. Kebutuhan masyarakat akan perpindahan tempat dan aktifitas ekonomi mendorong adanya pelayanan publik yang layak. Jumlah bus dan angkutan umum yang normal saat ini hanya beberapa saja yang kondisinya baik. Itu pun hanya tertentu saja, tidak semua perusahaan transportasi memiliki kualitas armada yang memadai dan mumpuni.
Selain fasilitas yang masih buruk, perilaku para awak angkutan umum juga masih jauh dari layak.Ditambah lagi kemacetan yang memicu kondisi semakin buruk, Kondisi angkutan umum memperihatinkan, perilaku awaknya yang ugal-ugalan dan sering menurunkan penumpang sebelum tiba di tujuan membuat transportasi umum kian runyam
Angkutan umum adalah pelayanan kepada masyarakat yang menjadi kewajiban negara.
Komentar
Posting Komentar