Budaya Menggunakan Gadget Terlalu Lama

Gadget telah menjadi kebutuhan manusia saat ini. Banyak manusia yang seakan tidak bisa melepaskan dirinya dari gadget. Tapi ada baiknya jika kita mulai berhati-hati dan lebih bijak dalam menggunakan gadget. Karena ketika kita menggunakan gadget terlalu lama, maka mata kita akan lebih mudah untuk lelah
Mata yang sudah lelah akan mempengaruhi kualitas retina. Ketika mata yang sudah terlalu lelah dipaksa untuk bekerja, maka potensi untuk terjadinya kerusakan retina juga akan semakin besar. Adapun gejala dimana retina mata mengalami kerusakan adalah adanya bintik-bintik pada penglihatan atau kita melihat seperti lalat yang beterbangan. Selain itu, kita juga akan melihat kalau Ada serabut merah pada mata. Ketika kita memeriksakan hal ini, maka retina mata akan terlihat bolong-bolong. Jika hal ini terus dibiarkan, maka akan terjadi kebutaan.

Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya kita tidak menggunakan gadget terlalu lama. kita bisa menggunakan pola 20 – 20 -20. Setelah menggunakan gadget selama 20 menit, istirahatkan mata selama 20 detik dengan menatap objek sejauh 20 kaki / 6 meter. kita juga harus mengatur pencahayaan agar tidak terlalu gelap dan terang. Jarak pandang mata kita ke gadget juga sebaiknya diatur, yaitu 30 hingga 50 cm.Selain itu, kita juga harus menjaga pola makan dan kualitas tidur. Sebaiknya kita memperbanyak makanan yang mengandung antioksidan serta vitamin A dan C. kita juga harus mendapatkan istirahat yang cukup di malam hari. Jika kita memperkenalkan gadget pada buah hati kita, sebaiknya juga memintanya untuk beraktivitas di luar ruangan karena sebuah hasil penelitian menemukan bahwa anak-anak yang sering beraktivitas di luar ruangan akan memiliki resiko yang lebih kecil untuk mengalami mata minus. Selain itu, kita juga harus memeriksakan mata setiap 6 bulan hingga setahun sekali.
Janganlah berada pada posisi statis dalam waktu yang cukup lama, namun usahakan untuk sesekali beristirahat dan menggerakan tubuh. Ketika mengetik di ponsel, kita pun dianjurkan untuk memegang dan meletekkan ponsel setidaknya sejajar dengan mata kita. Dan yang terakhir, kita bisa melakukan terapi atau pijat leher.

oleh karena itu gunakanlah teknologi sebaik baiknya dan jangan sampai kita “diperbudak” oleh teknologi yang kita miliki karena kita manusia yang menciptakan teknologi tesebut.

Komentar