Pacaran merupakan suatu perasaan senang atau sedih yang keluar ari dalam hati atau perasaan seseorang, yang bisa merubah 180° kepribadian maupun jati diri seseorang. Pendapat orang mengenai pacaran itu, adalah sebuah penyemangat dalam belajar atau dalam segala aktifitas kita. Dalam pacaran itu memacu orang untuk selalu berbuat lebih dan melakukan yang terbaik untuk seseorang yang kita sayang atau lebih tepat orang yang sedang kita sukai.
Pacaran dalam pandangan agama itu banyak yang beranggapan sesuatu yang tabu atau tidak nyata, karen dilihat dari segi positif dan negatifnya yang terlihat itu lebih banyak dari segi negatifnya, kenapa ? Karena ketika kita mempunyai seseorang yang disukai dan disayangi itu, memacu seseorang untuk melakukan hal lebih untuk menyenangkan hati pasangan kita, dan tidak jarang melakukan hal yang diluar kebiasaan bahkan sampai hal-hal yang ekstrim yang sampai mengancam nyawanya.
Terkadang dari perasaan seseorang ketika sedang merasa sedih atau patah hati, mereka itu cenderung lebih mementingkan perasaan sedih mereka ketimbang pekerjaan atau hal-hal yang sudah menjadi keseharian mereka. Jika mereka tidak memiliki iman atau sikap mempercayai Tuhan dihati mereka maka akan seperti orang dengan jiwa yang kosong, sampai bisa menyia-nyiakan nyawa mereka. Banyak kasus bunuh diri sampai pembunuhan karena didasari rasa sakit mereka.
Dalam kasus seperti ini mereka bertindak sesuai dengan perasaan mereka ketimbang mereka memilih dampak-dampak yang muncul setelah perbuatan mereka. Dari semua penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa perilaku pacaran menimbulkan dampak negatif pada seseorang, karena pada dasarnya setiap orang mempunyai banyak orang-orang yang selalu mengasihi dan menyayangi mereka lebih dari seorang pacar yang bersifat sementara. Apabila mereka bisa melihat sekeliling mereka banyak orang yang bisa memberikan mereka perhatian kasih sayang yang lebih dari seorang pacar.
Komentar
Posting Komentar