Cinta pertama sebenarnya tidak
haruslah selalu pacar pertama, mungkin bagi temen yang beruntung atau kita
sebut disini pintar gitu ya, masih seumur jagung tapi sudah pandai dalam trik
menggaet pasangan. dia akan mendapatkan suatu pengalaman yaitu cinta pertama
dan pacar pertama, namun bagi temen-temen yang masih unyu kala itu malu-malu
sebenernya mau. hehe hanya bisa terdiam memandangi sang pujaan hati yang sampai
sekarang bahkan belum terealisasi untuk menyatakan cinta hingga dia jatuh ke
pelukan orang lain.
banyak sihh istilahnya, ada cinta pertama namun bukan pacar pertama. ada pacar pertama namun bukan cinta pertama. kalau ini rada aneh sih,,, terus selama ini dia menjalani kisah asmaranya berlandaskan apa ''money'' ??? but, actually reall this happenned... sebenarnya ini ada dan benar terjadi.
sekarang saya akan bercerita tentanng kesan dan keistimewaan cinta pertama tetapi ini bukan reall cerita saya tetapi cerita sobat dekat saya, soalnya saya sendiri juga lupa kapan kali pertama cinta saya tumbuh, pasalnya saya (admin) tidak bisa membedakan apa itu cinta dengan apa itu sekedar kagum, kalau kedua itu memiliki istillah yang sama wawww... ada berapa banyak aja cinta pertama saya, bahkan senior SMP, guru SMA, tetangga, anak si mpok pembantu sebelah dan semua jadi Cinta pertama saya. alasan saya karena ada satu ciri khas mereka yang membuat saya suka dan kagum. hehe,, mudah-mudahan tidak ada satupun dari mereka yang nemu artikel ini, kalau sampai ketemu dah dehh... kebongkar semuaa,, malu' nihh mukaa jelekk -_-
okkkee langsung kembali ke topik jadi begini cerita sobat saya tentang kesan cinta pertama.
Pertama Cinta pertama itu ............. istimewa, First love is the first "speciall".... kenapa begitu istimewa karena ya benar baru kali pertamanya kita merasakan apa itu jatuh cinta, rasa cinta sendiri versi temen saya adalah ketika kamu menginginkan seseorang untuk dapat hidup bersanding dengan kamu selalu, di dekatnya tenang dan merasa sedikit deg-degan namun terasa begitu indah itulah cinta sebenarnya versi temen saya, kalau kamu tidak merasakan semua poin yang ada disitu maka kamu belum merasakan yang namanya jatuh cinta. harus di bedakan ketika kamu mencintai seseorang namun yang kamu inginkan hanya memeluk, mencium, dan men.... men... i yang lain, kayak gitu bukan cinta yang sebenarnya sob, alias napsu. jadi pelajaran pertama yang harus kalian pelajari yaitu membedakan cinta sebenarnya dengan napsu yang disamarkan.. yahh,, jadi melenceng.
Kedua cinta pertama itu penuh....maksud penuh disini adalah dari poin nomor 1 yang jg menjelaskan mengenai poin-poin apa itu cinta, di setiap poin itu kalian akan merasakan perasaan penuh 100,00 % semua. dan mungkin kalau dengan cinta kamu yang kedua atau seterusnya agak terkurangi laaahh porsi deg-deganya. kan udah punya sedikit pengalaman di cinta pertama dulu. begitu juga dengan rasa kasmaran yang dirasakan sekarang udah gak sampek meng-igo igo setiap tidur, gak separah cinta pertama dulu yang bahkan untuk tidur pun susah.
Ketiga cinta pertama itu awet kurang yakin juga sih sama poin ini tapi ini yang diungkapin temen saya, entah bener atau tidak kalau saya boleh sedikit menyangkal awet tidaknya suatu hubungan itu bukan karena cinta pertama yang mempengaruhi, tetapi bagiamana sikap setiap pasangan dalam menyingkapi setiap masalah yang melanda hubungan mereka. But, its okkey,, it just argument who the opinions of the other one with a different (tidak masalah karena pendapat orang satu dengan lainya berbeda ).
Keempat Cinta pertama itu ngangenin bahkan sampai kita punya pacar yang kesekian-sekian jika keinget pacar pertama tettaaaapp saja masih ngangenin. hubungan saya tetap baik sama cinta pertama saya, yang kini telah jadi mantan. bahkan kalau kita pas ada jadwal libur semester bareng dan pas sama-sama lagi di kota tempat kita berasal, kita masih sering nonton bareng, makan bareng, hangout bareng gitu aja sihh,, hanya sekedar boleh dibilang nostalgia reunian mantan (spesial mantan).
Kelima cinta pertama tetaplah menjadi orang yang paling bisa ngertiin kita, setelah sekian lama kami berpisah saya menyadari dan merasakan bahwa ternyata orang yang paling bisa mengerti tentang saya selama ini salah satunya tetaplah cinta pertama saya. ketika saya ada masalah dengan pacar, dengan keluarga, dengan temen atau masalah pelajaran cinta pertama saya yang sekarang telah tumbuh menjadi sosok yang lebih dewasa bersedia hadir membalas curhatan chat saya. (tanpa ada rasa apapun) sekedar curhat, karena bagaimanapun dialah orang yang pernah mengerti saya, keadaan sikap, sifat dan semuanya tentang saya.
Keenam serunya mengenang kebersamaan dengan cinta pertama, banyak hal yang telah kita lalui bersama cinta pertama. termasuk juga cinta pertama yang belum pernah terwujud menjadi pacar, alasanya : tetap seru mengenangnya mungkin alasanya mengingat saat kita mencoba mendekatinya namun tidak ada satu pun jalan yang terbuka, dan akhirnya mencoba memendam perasaan namun hingga sekarang tidak pernah dapat dilupa.
dan jika cinta pertama pernah menjadi pasangan hidup dan kita berakhir dengan cara yang baik-baik saja cinta pertama akan sangat indah untuk dikenang, kita mengingat bagaimana proses kita saat mendekatinya hingga akhirnya kita berhasil mendapatkan hatinya, kesan pertama saat jalan bareng cinta dan pacar pertama, bagaimana kesan pertama main kerumahnya, dan kesan pertama di bully ketika memboncengnya di jalan. semua yang positif dan negatif asalkan dengan cinta pertama akan selalu terkenang menjadi kenangan yang indah.
Ketujuh tidak pernah terlupakan, cinta pertama akan selalu tersimpan rapi di halaman pertama lembaran memory cinta pertama kita, namanya, wajahnya, senyumnya, canda tawa dan tangisnya. semua akan tersimpan terkenang hingga raga terpisah dari nyawa.

Komentar
Posting Komentar